1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer

Zakat

Bagian dari Harta yang wajib disisihkan oleh seorang Muslim atau Badan (Korporasi) setelah mencapai nishap.

Harta Agama

Kekayan umat Islam yang bersumber dari Zakat, Infaq, Sedakah, Wakaf, Hibah, Meusara, Harta Wasiat, Harta Warisan dll

Wakaf

Harta benda yang bermanfaat jangka panjang serta mempunyai nilai ekonomi menurut Syariat Islam

Perwalian

Kewenangan yang diberikan kepada seseorang/badan sebagai wakil dari seseorang/badan untuk tindakan hukum

Zakat atas Madu

Landasan hukum: Dari Amru bin Syuaib dari kakeknya dari Nabi SAWÂ berkata: “Sesungguhnya Rasulullah SAW mengambil zakat madu sebesar 1/10″(HR Daruqutni).

Berdasarkan hadits diatas ulama berbeda pendapat:
  • Jumhur ulama tidak mewajibkan zakat madu dengan alasan tidak ada dalil yang kuat.
  • Abu Hanifah dan Ahmad mewajibkan zakat madu dengan dasar keumuman ayat dan hadits.

 

Nishab dan Tarif Zakat Madu
  • Imam Abu Hanifah tidak menetapkan nishb madu dan menetapkan tarifnya 10 %.
  • Imam Ahmad menentukan nishabnya sebanyak 16 liter Bagdadi.
  • Sebagian Ulama menganalogikan pada hasil pertanian maka nishabnya adalah senilai 652,8 kg sedangkan tarifnya 10 % jika terdapat di tanah yang datar dan 5 % jika berada di pegunungan.

Kadar Zakat Madu

Para ulama bersepakat bahwa zakat madu diambil dari pendapatan bersih madu, atau setelah dikurangi dari biaya-biaya untuk mendapatkannya dan besarnya sepersepuluh (10%)
Zakat atas Hasil Produksi Hewani
  • Zakat atas produk hewani seperti harus diperlakukan sama dengan madu.
  • Hal ini berlaku pula pada ternak-ternak piaraan yang memang khusus diambil susunya dan tidak merupakan barang dagangan
  • Zakat atas produk hewani adalah sebesar sepersepuluh dari penghasilan bersih, atau setelah dikurangi biaya-biaya
  • Diantara ulama fiqh ada pula yang berpendapat jika seseorang yang membeli hewan untuk dijual produknya, misalnya sapi untuk dijual susunya, ulat sutera untuk dijual suteranya, atau sejenisnya; maka orang itu harus menghitung nilai benda-benda tersebut dengan produknya pada akhir tahun, lalu mengeluarkan zakatnya seperti zakat perniagaan (2,5%)